Jurnal Koreksi dilakukan jika dalam penjurnalan ditemui adanya kesalahan dalam pembukuannya. Jika dalam pembukuan di jurnal umum atau pun pada jurnal penyesuaian ditemukan adanya kesalahan maka harus dibuatkan koreksi. Bentuk jurnal koreksi mirip dengan jurnal umum. Pada bagian setelah pengakunan selesai dilakukan dalam jurnal, cantumkan keterangan koreksi kesalahan pada jurnal yang mana dan sertakan tanggal jurnal yang salah tersebut.
Koreksi berkaitan dengan kesalahan yang kadang-kadang terjadi di dalam pencatatan. Penyesuaian bukan merupakan pengkoreksian kesalahan. Penyesuaian merupakan suatu keharusan sebagai konsekuensi dianutnya konsep dasar tertentu (yaitu asas akrual) sedangkan koreksi merupakan suatu yang harus dihindari atau merupakan hal yang seharusnya tidak terjadi.
Tujuan dibuatnya Jurnal Koreksi dalam penjurnalan agar hasil koreksi tersebut menjadi jurnal yang seharusnya ada dan membatalkan kesalahan penjurnalan sebelumnya.
Fungsi Jurnal Koreksi :- Menetralkan kesalahan.
- Mencatat transaksi seperti yang seharusnya.
1. Kesalahan dalam jumlah nominal (angka rupiah)
Biasanya kesalahan terjadi karena jumlah rupiah yang tercantum dalam jurnal terlalu besar atau terlalu kecil.
- Jika terlalu besar, hitunglah terlebih dahulu berapa nilai selisih lebih. Selanjutnya akun yang di debit pindahkan posisinya ke kredit dan sebaliknya perkiraan yang di kredit pindahkan posisinya di debit. Hal ini dilakukan guna mengimbangkan antara posisi debit dan kredit agar jurnal yang telah di koreksi merupakan jurnal yang seharusnya.
- Jika terlalu kecil, setelah dihitung selisih kurangnya maka buatkanlah lagi jurnal yang sama seperti pada jurnal sebelum koreksi (jurnal umum/jurnal penyesuaian yang salah).
Kesalahan ini terjadi manakala pencatatan dalam jurnal salah dalam mencantumkan nama akun. Kesalahan ini dapat dinetralkan dengan cara mengkompensasi akun yang keliru dengan jumlah rupiah yang sama dan sekaligus menimbulkan akun yang benar dengan jumlah yang sama pula.
3. Kombinasi kesalahan dalam jumlah nominal dan pencantuman nama akun
dalam jurnal
Prinsip pembuatan jurnal koreksi adalah hapus yang salah kemudian buat jurnal yang benar.
Kas Rp 960.000
Keliru dicatat :
Kas Rp 96.000
Pendapatan Proyek Rp 96.000
Contoh Jurnal Koreksi :
Tanggal 20 Mei 2010, Membayar biaya sewa Rp 960.000 keliru dicatat sebagai menerima pendapatan proyek Rp 96.000
Biaya Sewa Rp 960.000
Kas Rp 960.000
Keliru dicatat :
Kas Rp 96.000
Kas Rp 96.000
Pendapatan Proyek Rp 96.000




0 komentar:
Posting Komentar